
Sumber: pngtree.com
AL HILAL LEGAL – Saat ini tak jarang perusahaan atau bisnis yang melakukan kerja sama demi meningkatkan daya saing di pasaran guna mencapai kesuksesan atau hanya sekedar menambah keuntungan usahanya. Kerja sama dilakukan oleh dua atau lebih entitas yang memiliki tujuan yang sama sehingga membentuk suatu kontrak kerja yang disepakati bersama.
Dalam melakukan kerja sama bisnis, perusahaan perlu memperhatikan berbagai aspek yang dapat menunjang keberhasilan kerja sama tersebut, diantaranya yaitu kondisi perusahaan, karakteristik perusahaan, tujuan perusahaan, kebutuhan perusahaan. Oleh karena itu perusahaan perlu memilih bentuk kerja sama yang sesuai dan tepat.
Berikut merupakan beberapa bentuk kerja sama bisnis yang dapat dilakukan oleh perusahaan:
- Joint Venture
Bentuk kerja sama dengan menggabungkan sumber daya untuk membentuk usaha baru dan mencapai tujuan tertentu. Seperti PT Toyota Astra Motor dari hasil kerjasama antara Toyota dan Astra International.
- Waralaba (Franchise)
Pemilik merek (franchisor) memberikan hak kepada pihak lain (franchisee) untuk menjalankan bisnis dengan merek, sistem, dan dukungan mereka, dengan imbalan biaya awal dan royalti. Seperti Mixue dan Alfamart.
- Aliansi Strategis
Perusahaan bekerja sama dalam bidang tertentu tanpa membentuk entitas bisnis baru, misalnya dalam riset dan pengembangan atau pemasaran bersama. Seperti Gojek dan Tokopedia menjadi (GoTo).
- Outsourcing
Sebuah perusahaan menyerahkan sebagian tugas atau fungsi tertentu kepada pihak ketiga, contohnya adalah perusahaan teknologi yang menggunakan pihak ketiga untuk layanan pelanggan. Seperti PT Personel Alih Daya Tbk (PERSADA).
- Supply Agreement
Kerjasama antara perusahaan dengan pemasok untuk memastikan pasokan bahan baku atau layanan yang dibutuhkan, seperti PT Krakatau Steel (Persero).
- Merger dan Akuisisi
Penggabungan dua perusahaan menjadi satu, atau satu perusahaan membeli perusahaan lain. Seperti Bank Syariah Mandiri, BRI Syariah, dan BNI Syariah yang merger menjadi PT. Bank Syariah Indonesia Tbk.
- Koperasi
Bentuk kerjasama dimana anggota-anggotanya berkumpul untuk mencapai tujuan ekonomi bersama, seperti Koperasi Astra yang memiliki aset mencapai triliunan rupiah
- Sharing Profit
Perusahaan berbagi keuntungan dengan pihak lain, seperti investor atau karyawan, sebagai bentuk insentif atau kompensasi. Seperti Gojek dengan para pengemudi Gojek.
Memahami bentuk-bentuk kerja sama bisnis merupakan salah satu strategi bisnis yang dapat digunakan oleh perusahaan, karena dengan memilih bentuk kerja sama yang tepat dapat mendorong kerja sama bisnis yang efektif dan efisien.
Penulis: Maya Siti Nur Hodijah
Website: alhilallegal.com